Langsung ke konten utama

Review Oppo A37 : Diluar Ekspetasi

Hello dengan saya disini, kali ini saya akan mereview Smartphone yang kebetulan memiliki price-to-performance yg cukup baik. Smartphone apakah itu? 

                                                                                                        


Ya.. seperti dijudul kali ini saya akan me-review Smartphone dari Oppo yang merupakan seri yang agak lama, yaitu OPPO A37. Smartphone terdapat pada segmen low-end yang hasil reviewnya cukup impresif, bagaimana hasilnya? Baca sampai habis ya. 






1. Design

             Smartphone ini memiliki design yang mainstream yg mirip dengan para kompetitornya, yang sekilas mirip smartphone merk sebelah. Smartphone ini dibuat dengan rangka dan cover belakang plastic yang meyerupai logam. Untuk masalah build quality-nya cukup solid. Saya tidak memiliki keluhan yang berarti dalam sektor ini. Dan hebatnya bagian depan smartphone ini dilapisi dengan Gorilla Glass 4.


2. Display
             
              Dalam sektor display, Smartphone ini memiliki resolusi 720p atau 1280x720p dengan kerapatan 294ppi/pixel per inch dengan panel layar IPS LCD. Kontras warnanya bagus dan memiliki brightness yang standar, tetapi masih lebih baik dari Xiaomi Redmi 4A. Bagian layar ini cukup fingerprintmagnet. Dan sekali lagi saya sarankan beli tempered glass yg sudah mendukung 9H, karena smartphone ini tidak dilindungi lapisan kaca Gorilla Glass maupun Dragon Trail.

3. Software

              Tak ada yang saya masalahkan pada softwarenya.. Smartphone ini berjalan pada Android 5.1 Lollipop yg sampai sekarang belum ada update software ke android 6.0 Marsmallow. Android 5.1 tersebut dilapisi dengan UI/User Interface racikan OPPO sendiri yaitu ColorOS 3.1, saya memiliki keluhan yang disebabkan karena tidak adanya app drawer pada home screennya. Selebihnya fitur-fitur pada UI ini lumayan lengkap, diantaranya : 

1. Dapat berganti-ganti puluhan tema, wallpaper, dan transisi,
2. Dapat Screenshoot panjang,
3. Dapat memindahkan file ke micro sd (walaupun terbatas),
4. Dan masih banyak lagi.

4. Hardware

               Smartphone ini ditenagai dengan prosesor low-end besutan Qualcomm yaitu Snapdragon 410 Quadcore 1.2Ghz dengan ARM cortex A53 yang dibantu dengan RAM 2 GB dengan GPU Adreno 306 yang performanya diluar ekspetasi. Saya coba membuka 11 aplikasi ringan-pun dapat berjalan tanpa masalah. Dalam hal gaming pun masih bisa diandalkan, saya memainkan game Asphalt : Extreme dalam settingan medium dapat berjalan lancar dan Vainglory dengan lancar. Mungkin prosesor ini bisa mengimbangi Mediatek MT6737. Dalam hal Baterai-pun juga cukup mengejutkan, walau kapasitasnya hanya 2630mah tetapi masih bisa bertahan hingga malam tiba.

5. Kamera

  Kamera smartphone ini beresolusi 8 megapixel dengan aperture F/2.0 yang memiliki 1/3.2" besaran sensor dan ukuran pixel 1.4µm yang besar. Dan untuk kamera depan bersolusi 5 megapixel dengan aperture F/2.4 yang hasilnya standar.

6. Conclusion

               Jadi pilihan tergantung pada sobat.. Jika sobat ingin smartphone yang memiliki service center yang mumpuni, kamera bagus, performa lumayan, saya rekomendasi smartphone ini. Atau jika sobat lebih ingin smartphone tanpa service center dan price-to-performance  yang lebih baik, saya lebih rekomendasikan Flash Plus 2 atau Xiaomi Redmi 4X. Dan satu-satunya pesaing smartphone ini adalah Asus Zenfone live.
Dan akhir kata Have a nice day.


Jika ada saran, komen dibawah ya..  



Admin R

Komentar